|
 | Welcome Back To My Site | May 17, 2007 |
" TIADA HIDUP TANPA KEGAGALAN ,KEKALAHAN , DAN KEJATUHAN............ AIR SUNGAI MENUJU LAUT MELEWATI JALAN YANG BERLIKU...... BERDIRILAH TEGAK KEMBALI............................. JANGAN MEMANDANG KE BELAKANG , MASA LALU TELAH BERLALU.................... HIDUP BERJALAN TERUS............................ LANGIT YANG ABADI TETAP TIDAK BERUBAH DAN HIDUP BAGAIKAN BENTUKAN GERAKAN AWAN DI ANGKASA YANG SELALU BERUBAH-UBAH TIDAK MEMILIKI KETETAPAN DAN TIDAK ABADI . " "CAHAYA MENTARI BILA DIFOKUSKAN AKAN MEMBAKAR KERTAS " ~Alexander Graham Bell "HANYA DI DALAM KEGELAPAN MALAM......TERLIHAT BINTANG-BINTANG TERANG GEMERLAP YANG INDAH " "SUNGGUH BERBAHAGIA MANUSIA YANG MELIHAT KEGELAPAN MALAM KELAM DAN MELIHAT TERANGNYA SANG SURYA.........MANUSIA TIDAK DAPAT MEMILIH DI MANA IA DILAHIRKAN , TETAPI IA DAPAT MEMILIH UNTUK MENGENDALIKAN SANG NASIB ......ANDA ADALAH APA YANG ANDA PIKIRKAN " "BERKEMBANGLAH DIMANA ANDA DITANAM " ~Terry J.Lundgren ,Pres,CEO,Dir (Federated Department Stores,Inc) :DALAM HAL PENGAMBILAN RESIKO DI BIDANG USAHA , SAYA HANYA TAHU SEGELINTIR ORANG YANG BENAR-BENAR SUKSES YANG MEMBUAT KEPUTUSAN TEPAT JAUH LEBIH BANYAK DARI 50 % WAKTU YANG ADA. NAMUN , MEREKA MENJADI SUKSES DENGAN MEMPERKECIL KERUGIAN MEREKA DAN KEMBALI BERTARUNG " Sungguh indah jika kita selalu dekat dengan orang yang kita cintai. Cinta adalah suatu yang indah dan tak akan pernah pudar sampai akhir hayat kita...
Download this and other original video files with Multiply Premium.Dipelopori oleh Mister Kasino, Warkop DKI (Dono, Kasino, Indro) kian hari digandrungi oleh para Fans di-Indonesia termasuk saya pribadi..hehehe...., Karema kocak dan penuh dengan tawa dalam setiap episodenya...You Are The Best Komedy From Indonesia
Download this and other original video files with Multiply Premium.Musik karya anak negeri | 12. SELIMUT HATI | | | | | | | Bunga | | | | | | | 10. HIJRAH KE LONDON | | | | | | | 11 - Gigi - Jomblo | | | | | | | 01 - Gigi - Andai | | | | | | | Hingga Akhir Waktu | | Hingga Akhir Waktu | | Nineball | | | U SINDENTOSCA-KEPOMPONG | | | | | | | UNGU - DENGAN NAFASMU | | | | | | | Dear God | | Avenged Sevenfold | | Avenged Sevenfold | | | Ayat Ayat Cinta | | OST. AYAT AYAT CINTA | | ROSSA | | | TERCIPTA UNTUKMU | | album | | artist | |
Sedari dulu kita merasakan sulitnya mempelajari matematika karena pelajaran ini berkaitan erat dengan berhitung yang kebanyakan kita jenuh atau bahkan menolak menerima pelajaran dari guru sekolah. Wajar saja karena pelajaran hitung-hitungan juga harus disertai daya paham, hafal serta latihan yang baik, karena jika kita belum paham maksud dan tujuannya maka sudahlah berakhir saja hidupmu dengan ketidakpahaman. Contoh kecil saja seperti perkalian: 3 x 3 = 9, lalu dari mana bisa kita ketahui asalnya. jawab: 3 x 3 berarti 3 + 3 + 3 (3 ditambah 3 ditambah 3) atau dikatakan 3-nya ada 3. Jadi, perkalian itu merupakan penjumlahan berulang sebanyak bilangan yang dikalikan. Dasar perkalian yakni penjumlahan berulang sebanyak bilangan yang dikalikan tersebut harus diingat dan juga dipahami karena banyak juga guru yang keliru dalam pengajaran dasar perkalian ini. Setelah pembelajaran tersebut jangan lupa untuk dihafal dengan cara membaca lagi buku yang telah ditulis disekolah, karena kebanyakan siswa itu setelah pembelajarannya dari sekolah lalu selepas sekolah malah sengaja dilupakan begitu saja atau juga ditambah dengan perkataan yang tidak baik seperti: "Besok tidak ada pelajarannya, jadi nanti saja belajar matematika jika besok-nya ada pelajaran matematika". Hal tersebut haruslah dicegah karena kita belum tentu mengingat kembali jika sudah berhari-hari tidak mempelajari matematika karena pasti ketika dibuka lagi akan terlupa bagaimana cara menyelesaikan materi yang telah diberikan kemarin yang jadinya tidak bisa mengerjakan soal yang diberikan karena sudah lupa bagaimana menyelesaikan soalnya dan bagaimana mempergunakan operasi matematika tersebut. Walaupun sudah dibolak balik membuka buku serta melihat dengan lama buku sampai terkantuk-kantuk juga tidak akan didapatkan pemecahannya ya wong udah lupa cara pengerjaannya kok! Ketiga faktor tersebutlah yang sebenarnya menjadi faktor penentu dalam pembelajaran matematika dibandingkan dengan pelajaran sosial yang hanya membutuhkan hafalannya saja matematika harus diperlakukan secara khusus oleh kamu. Yah, bagaikan kekasih yang setiap hari-nya ingin diperhatikan, dimanjakan, dilihat, dipahami serta asyik jika diingat-ingat. Jadi dalam mempelajari matematika itu sebenarnya mudah, namun hanya saja membutuhkan beberapa hal yang penting dalam pembelajarannya...Jadi lain kali jangan pernah malas-malasan yah dalam mencintai matematika. Pada era globalisasi ini, kita selaku pendidik harus menyiapkan segala hal yang berkaitan dengan keberhasilan siswa dalam mengembangkan serta meningkatkan ketrampilan anak didiknya sehingga dapat mencetak anak didik yang handal dan mampu bertahan serta dapat bersaing dengan yang lainnya. Tentunya dalam bersaing dengan negara lain, agar Indonesia tidak dipandang remeh dan sebelah mata saja. Peningkatan keterampilan pendidikan dilihat dari bagaimana pendidik mendidik anak didiknya. Keterampilan guru dalam melakukan pengajaran hingga mendapatkan umpan balik yang semestinya. Keterampilan guru dalam meracik pelajaran hingga siswa cepat merespons dan yang pasti respons-nya baik/bagus. Guru meracik hingga mendapat respons itu-lah yang mestinya dicapai, bukan cuma mengajar lalu pulang dan begitu seterusnya. Ada bayak cara/metode dimana dapat meningkatkan kualitas guru dalam memotivasi siswa-nya. Ada metode: Discovery, Inquiry, Problem Solving, Cooperatif Learning. Dan ada lagi metode yang dilaksanakan secara perseorangan sesuai dengan kemampuananya secara maksimal, Yakni Metode KUMON. KUMON adalah sistem belajar yang memberikan program belajar secara perseorangan sesuai dengan kemampuan masing-masing, yang memungkinkan anak menggali potensi dirinya dan mengembangkan kemampuannya secara maksimal. Melalui pelajaran Matematika dan Bahasa Inggris, KUMON tidak hanya membentuk kemampuan akademik saja, akan tetapi juga membentuk karakter yang positif dan "life-skills" (ketrampilan hidup) yang akan berguna bagi masa depan anak. Dalam penerapannya metode ini membagi kedalam 6 tahap, diantaranya:
- Mula-mula, anak mengambil buku saku yang telah disediakan, menyerahkan lembar kerja PR yang sudah dikerjakannya di rumah, dan mengambil lembar kerja yang telah dipersiapkan pembimbing untuk dikerjakan anak pada hari tersebut.
- Anak duduk dan mulai mengerjakan lembar kerjanya. Karena pelajaran diprogram sesuai dengan kemampuan masing-masing, biasanya anak dapat mengerjakan lembar kerja tersebut dengan lancar.
- Setelah selesai mengerjakan, lembar kerja diserahkan kepada pembimbing untuk diperiksa dan diberi nilai. Sementara lembar kerjanya dinilai, anak berlatih dengan alat bantu belajar.
- Setelah lembar kerja selesai diperiksa dan diberi nilai, pembimbing mencatat hasil belajar hari itu pada "Daftar Nilai". Hasil ini nantinya akan dianalisa untuk penyusunan program belajar berikutnya.
- Bila ada bagian yang masih salah, anak diminta untuk membetulkan bagian tersebut hingga semua lembar kerjanya memperoleh nilai 100. Tujuannya, agar anak menguasai pelajaran dan tidak mengulangi kesalahan yang sama.
- Setelah selesai, anak mengikuti latihan secara lisan. Sebelum pulang, pembimbing memberikan evaluasi terhadap pekerjaan anak hari itu dan memberitahu materi yang akan dikerjakan anak pada hari berikutnya.
Dalam pengertiannya PC merupakan alat yang dipakai untuk mengolah data menurut prosedur yang telah dirumuskan. Kata computer semula dipergunakan untuk menggambarkan orang yang perkerjaannya melakukan perhitungan aritmatika, dengan atau tanpa alat bantu, tetapi arti kata ini kemudian dipindahkan kepada mesin itu sendiri. Asal mulanya, pengolahan informasi hampir eksklusif berhubungan dengan masalah aritmatika, tetapi komputer modern dipakai untuk banyak tugas yang tidak berhubungan dengan matematika Sebuah perntanyaan yang dasar mengapa orang menginginkan untuk merakit atau mengubah PC. Yang Pertama, untuk membuat komputernya jauh lebih baik dengan meng-upgrade atau mengganti memory menjadi 2 kali lipat dari sebelumnya. Yang Kedua, ingin merakayasa PC dengan berbagai jenis, baik dari PENTIUM ke IBM atau sebaliknya. Yang Ketiga, ingin mengetahui bagaimana cara merakit sendiri komputer yang ia miliki. Keinginan tersebut merupakan suatu hal yang sangat diidam-idamkan oleh para pemilik dimana keinginan untuk mengubah PC yang sudah tidak layak pakai menjadi PC yang tiada tandingan dalam menjalankan kerja PC, yang bisa digunakan pada program yang membutuhkan Prosesor Pentium IV, dan Memory 512 Mb atau lebih. Dibawah ini saya akan mengulas sedikit bagaimana merakit PC anda, namun sebelum beranjak kepada proses perakitan alangkah baiknya jika kita mengetahui terlebih dahulu isi dalam PC anda. Didalam PC anda terdapat beberapa elemen dimana berfungsi yang saling mempengaruhi yakni: Motherboard, Prosesor, Memory, VGA, Power Supply, Hardisk, Floppy Disk, CD/DVD-R/RW, Monitor, Mouse, dan Keyboard. 1. Motherboard Motherboard adalah papan sirkuit tempat berbagai komponen elektronik saling terhubung seperti pada PC atau Macintosh dan biasa disingkat dengan kata mobo. Mothe  rboard yang banyak ditemui dipasaran saat ini adalah motherboard miliki PC yang pertama kali dibuat dengan dasar agar dapat sesuai dengan spesifikasi PC IBM. 2. ProssesorProssesor sering digunakan untuk menyebut CPU, singkatan dari Central Processi ng Unit, merujuk kepada perangkat keras komputer yang memahami dan melaksanakan instruksi dan data dari perangkat lunak. Istilah lain, prosesor, sering digunakan untuk menyebut CPU. Adapun mikroprosesor adalah CPU yang diproduksi dalam sirkuit terpadu, seringkali dalam sebuah paket chip-tunggal. Sejak pertengahan tahun 1970-an, mikroprosesor chip-tunggal ini telah umum digunakan dan menjadi aspek penting dalam implementasi CPU. KOMPONEN CPU
Komponen CPU terbagi menjadi beberapa macam, yaitu sebagai berikut. - Unit kontrol yang mampu mengatur jalannya program. Komponen ini sudah pasti terdapat dalam semua CPU.
- Unit eksekusi yang mampu melakukan operasi terhadap data dan memiliki beberapa bagian, seperti ALU (Unit Logika dan Aritmatika), FPU (Floating Point Unit), dan lainnya. Komponen ini sudah pasti terdapat dalam semua jenis CPU.
- Sekumpulan daftar yang dapat digunakan untuk menampung data maupun hasil perhitungan yang belum selesai dengan sempurna. Komponen ini terkadang terdapat dalam CPU, tetapi tidak semuanya.
- Memori internal CPU, yang bentuknya bisa berupa cache. Komponen ini terkadang terdapat dalam CPU. Kebanyakan CPU lama tidak memilikinya.
CARA KERJA CPU CPU berfungsi seperti kalkulator, hanya saja CPU jauh lebih kuat daya pemrosesannya. Fungsi utama dari CPU adalah melakukan operasi aritmatika dan logika terhadap data yang diambil dari memori atau dari informasi yang dimasukkan melalui beberapa perangkat keras, seperti papan ketik, pemindai, tuas kontrol, maupun tetikus. CPU dikontrol menggunakan sekumpulan instruksi perangkat lunak komputer. Perangkat lunak tersebut dapat dijalankan oleh CPU dengan membacanya dari media penyimpan, seperti cakram keras, disket, cakram padat, maupun pita perekam. Instruksi-instruksi tersebut kemudian disimpan terlebih dahulu pada memori fisik (RAM), yang mana setiap instruksi akan diberi alamat unik yang disebut alamat memori. Selanjutnya, CPU dapat mengakses data-data pada RAM dengan menentukan alamat data yang dikehendaki. Saat sebuah program dieksekusi, data mengalir dari RAM ke sebuah unit yang disebut dengan bus, yang menghubungkan antara CPU dengan RAM. Data kemudian didekode dengan menggunakan unit proses yang disebut sebagai pendekoder instruksi yang sanggup menerjemahkan instruksi. Data kemudian berjalan ke unit aritmatika dan logika (ALU) yang melakukan kalkulasi dan perbandingan. Data bisa jadi disimpan sementara oleh ALU dalam sebuah lokasi memori yang disebut dengan register supaya dapat diambil kembali dengan cepat untuk diolah. ALU dapat melakukan operasi-operasi tertentu, meliputi penjumlahan, perkalian, pengurangan, pengujian kondisi terhadap data dalam register, hingga mengirimkan hasil pemrosesannya kembali ke memori fisik, media penyimpan, atau register apabila akan mengolah hasil pemrosesan lagi. Selama proses ini terjadi, sebuah unit dalam CPU yang disebut dengan penghitung program akan memantau instruksi yang sukses dijalankan supaya instruksi tersebut dapat dieksekusi dengan urutan yang benar dan sesuai. Penghitung program dalam CPU umumnya bergerak secara berurutan. Walaupun demikian, beberapa instruksi dalam CPU, yang disebut dengan instruksi lompatan, mengizinkan CPU mengakses instruksi yang terletak bukan pada urutannya. Hal ini disebut juga percabangan instruksi (branching instruction). Cabang-cabang instruksi tersebut dapat berupa cabang yang bersifat kondisional (memiliki syarat tertentu) atau non-kondisional. Sebuah cabang yang bersifat non-kondisional selalu berpindah ke sebuah instruksi baru yang berada di luar aliran instruksi, sementara sebuah cabang yang bersifat kondisional akan menguji terlebih dahulu hasil dari operasi sebelumnya untuk melihat apakah cabang instruksi tersebut akan dieksekusi atau tidak. Data yang diuji untuk percabangan instruksi disimpan pada lokas yang disebut dengan flag. Bilangan yang dapat ditangani Kebanyakan CPU dapat menangani dua jenis bilangan, yaitu fixed-point dan floating-point. Bilangan fixed-point memiliki nilai digit spesifik pada salah satu titik desimalnya. Hal ini memang membatasi jangkauan nilai yang mungkin untuk angka-angka tersebut, tetapi hal ini justru dapat dihitung oleh CPU secara lebih cepat. Sementara itu, bilangan floating-point merupakan bilangan yang diekspresikan dalam notasi ilmiah, di mana sebuah angka direpresentasikan sebagai angka desimal yang dikalikan dengan pangkat 10 (seperti 3,14 x 1057). Notasi ilmiah seperti ini merupakan cara yang singkat untuk mengekspresikan bilangan yang sangat besar atau bilangan yang sangat kecil, dan juga mengizinkan jangkauan nilai yang sangat jauh sebelum dan sesudah titik desimalnya. Bilangan ini umumnya digunakan dalam merepresentasikan grafik dan kerja ilmiah, tetapi proses aritmatika terhadap bilangan floating-point jauh lebih rumit dan dapat diselesaikan dalam waktu yang lebih lama oleh CPU karena mungkin dapat menggunakan beberapa siklus detak CPU. Beberapa komputer menggunakan sebuah prosesor sendiri untuk menghitung bilangan floating-point yang disebut dengan FPU (disebut juga math co-processor) yang dapat bekerja secara paralel dengan CPU untuk mempercepat penghitungan bilangan floating-point. FPU saat ini menjadi standar dalam banyak komputer karena kebanyakan aplikasi saat ini banyak beroperasi menggunakan bilangan floating-point. 3. VGA
VGA, singkatan dari Video Graphics Adapter, adalah standar tampilan komputer analog yang dipasarkan pertama kali oleh IBM pada tahun 1987. Walaupun standar VGA sudah tidak lagi digunakan karena sudah diganti oleh standar yang lebih baru, VGA masih diimplementasikan pada Pocket PC. VGA merupakan standar grafis terakhir ya ng diikuti oleh mayoritas pabrik pembuat kartu grafis komputer. Tampilan Windows sampai sekarang masih menggunakan modus VGA karena didukung oleh banyak produsen monitor dan kartu grafis. Istilah VGA juga sering digunakan untuk mengacu kepada resolusi layar berukuran 640×480, apa pun pembuat perangkat keras kartu grafisnya. Kartu VGA berguna untuk menerjemahkan keluaran komputer ke monitor. Untuk proses desain grafis atau bermain permainan video, diperlukan kartu grafis yang berdaya tinggi. Produsen kartu grafis yang terkenal antara lain ATI dan nVidia. Selain itu, VGA juga dapat mengacu kepada konektor VGA 15-pin yang masih digunakan secara luas untuk mengantarkan sinyal video analog ke monitor. Standar VGA secara resmi digantikan oleh standar XGA dari IBM, tetapi nyatanya VGA justru digantikan oleh Super VGA. 4. SOUND CARD Kartu suara (Sound Card) adalah suatu perangkat keras komputer yang digunakan untuk mengeluarkan suara dan merekam suara. Pada awalnya, Sound Card hanyalah sebagai pelengkap dari komputer. Namun sekarang, sound card adalah perangkat wajib di setiap komputer. Dilihat dari cara pemasangannya, sound card dibagi 3: - Sound Card Onboard, yaitu sound card yang menempel langsung pada motherboard komputer.
- Sound Card Offboard, yaitu sound card yang pemasangannya di slot ISA/PCI pada motherboard. Rata-rata, sekarang sudah menggunakan PCI
- Soundcard External, adalah sound card yang penggunaannya disambungkan ke komputer melalui port eksternal, seperti USB atau FireWire
Salah satu contoh sound card yang terbilang sangat sukses di pasaran indonesia adalah Sound Blaster, dari Creative Labs. Untuk memainkan musik MIDI, pada awalnya menggunakan teknologi FM Syn thesis, namun sekarang sudah menggunakan Wavetable Synthesis Sedangkan untuk urusan digital audio, yang dulunya hanyalah 2 kanal (stereo), sekarang sudah menggunakan 4 atau lebih kanal suara (Surround). Kualitas nya pun sudah meningkat dari 8 bit, kemudian 16 bit, dan sekarang sudah 24 bit, bahkan 32 bit. Cara Kerja Ketika anda mendengarkan suara dari sound card,data digital suara yang berupa waveform .wav atau mp3 dikirim ke sound card. Data digital ini di proses oleh DSP (Digital Signal processing : Pengolah signal digital) bekerja dengan DAC (Digital Analog Converter :Konversi digital ke Analog ). Mengubah sinyal digital menjadi sinyal analog, yang kemudian sinyal analog diperkuat dan dikeluarkan melalui speaker. Ketika anda merekam suara lewat microphone. suara anda yang berupa analog diolah oleh DSP, dalam mode ADC ( Analog Digital Converter : Konversi analog ke digital). Mengubah sinyal analog menjadi sinyal digital yang berkelanjutan. Sinyal digital ini simpan dalam format waveform table atau biasa ditulis Wav(wave) dalam disk atau dikompresi menjadi bentuk lain seperti mp3 Teori belajar behavioristik merupakan proses perubahan tingkah laku sebagai akibat adanya interaksi antara stimulus dengan respons yang menyebabkan siswa mempunyai pengalaman baru. Aplikasinya dalam pembelajaran adalah bahwa guru memiliki kemampuan dalam mengelola hubungan stimulus respons dalam situasi pembelajaran sehingga hasil belajar siswa dapat optimal. Adapun tokoh-tokoh dalam teori belajar behavioristik: Edward Lee Thorndike (1874-1949) Seorang pendidik & psikolog berkebangsaan Amerika, mengemukakan bahwa belajar merupakan peristiwa terbentuknya asosiasi –asosiasi antara peristiwa- peristiwa yang disebut stimulus (S) dengan respon (R). Stimulus adalah suatu perubahan dari lingkungan eksternal yang menjadi tanda untuk mengaktifkan organisme untuk beraksi \ berbuat, sedang respon adalah sembarang tingkah laku yang dimunculkan karena adanya perangsang. Teori belajar yang dikemukakan Thorndike sering disebut dengan teori koneksionisme\ teori asosiasi. Thorndike mengemukakan bahwa terjadinya asosiasi antara stimulus & respon mengikuti hukum- hukum : - Hukum kesiapan (Law of readiness), semakin siap suatu organisme memperoleh suatu perubahan tingkah laku maka pelaksanaan tingkah laku tersebut akan menimbulkan kepuasan individu sehingga asosiasi cenderung diperkuat.
- Hukum latihan (Law of exercise), semakin sering suatu tingkah laku diulang\ dilatih (digunakan) maka asosiasi tersebut akan semakin kuat.
- Hukum akibat (Law of effect), hubungan stimulus respon cenderung diperkut bila akibatnya menyenangkan & cenderung diperlemah jika akibatnya tidak memuaskan.
Tambahan hukum Thorndike : Hukum Reaksi Bereaksi (Multiple Response) Hukum Sikap (Set \Attitude) Hukum Aktivitas Berat Sebelah(Prepotency of Element) Hukum Respon by Analogy Hukum Perpindahan Asosiasi Beberapa revisi hukum belajar : - Hukum latihan ditinggalkan karena ditemukan pengulangan tidak cukup untuk memperkuat hubungan stimulus respon sebaliknya tanpa pengulangan hubungan stimulus respon belum tentu diperlemah.
- Hukum akibat direvisi. Dikatakan oleh Thorndike bahwa yang berakibat positif untuk perubahan tingkah laku adalah hadiah sedangkan hukuman tidak berakibat apa-apa.
- Syarat utama terjadinya hubungan stimulus respon bukan kedekatan , tetapi adanya saling sesuai antara stimulus & respon.
- Akibat suatu perbuatan dapat menular (Spread of Effect) baik pada bidang lain maupun pada `individu lain.
Burrhus Frederic Skinner (1904- 1990) Tokoh behavioris dengan pendekatan model instruksi langsung (directed instruction ) & menyakini bahwa perilaku dikontrol melalui proses operant conditioning yang berkebangsaan Amerika. Gaya mengajar guru dilakukan secara searah & dikontrol melalui pengulangan (drill) & latihan (exercise). Manajemen kelas menurut Skinner :berupa usaha untuk memodifikasi perilaku (behavior modification ) antara lain dengan proses penguatan (reinforcement) yaitu memberi penghargaan pada perilaku yang diinginkan & tidak memberi ingatan apa pun pada perilaku yang tidak tepat. Skinner menyatakan bahwa unsur terpenting dalam belajar adalah penguatan (reinforcement) maksudnya pengetahuan yang terbentuk melalui ingatan stimulus- respon akan semakin kuat apabila diberi penguatan Skinner membagi penguatan menjadi 2 yaitu penguatan positif & penguatan negative. Bntuk –bentuk penguatan positif :hadiah, permen, kado, makanan,perilaku (senyum, menganggukkan kepala untuk menyetujui, bertepuk tangan, mengacungkan jempol)\ penghargaan. Bentuk –bentuk penguatan negative menunda\tidak memberi penghargaan, memberikan tugas tambahan /menunjukkan perilaku tidak senang Beberapa prinsip belajar Skinner: - Hasil belajar harus segera diberitahukan pada siswa ,jika salah dibetulkan jika benar diberi penguat
- Proses belajar harus mengikuti irama dari yang belajar
- Materi pelajaran digunakan system modul
- Dalam proses pembelajaran lebih dipentingkan aktivitas sendiri
- Dalam proses pembelajaran tidak digunakan hukuman. Untuk ini lingkungan perlu diubah untuk menghindari adanya hukuman
- Tingkah laku yang diinginkan pendidik, diberi hadiah & hadiah diberikan dengan digunakannya jadwal variable rasio reinforcer
- Dalam pembelajaran digunakan shaping
Beberapa kekeliruan dalam penerapan teori Skinner :penggunaan hukuman sebagai salah satu cara untuk mendisiplinkan siswa & sebagai hukumannya anak merasakan sendiri konsekuensinya dari perbuatannya. Kesalahan dalam penguatan positif terjadi dalam situasi pendidikan seperti penggunaan rangking juara dikelas yangmengharuskan anak menguasai semua mata pelajaran. Ivan Petrovich Pavlov (1849- 1936) Ivan Petrovich Pavlov lahir 14 September 1849 di Ryazan Rusia. Ia mengemukakan bahwa dengan menerapkan strategi ternyta individu dapat dikendalikan melalui cara stimulus alami dengan stimulus yang tepat untuk mendapatkan pengulangan respon yang diinginkan, sementara individu tidak menyadari bahwa ia dikendalikan oleh stimulus yang berasal dari luar dirinya. Robert Gagne (1916- 2002) Gagne adalah seorang psikolog pendidikan berkebangsaan Amerika yang terkenal dengan penemuannya berupa Conditions of Learning. Konstribusi terbesar dari teori Gagne ada 9 kondisi instruksional: - Gaining Attention :mendapatkan perhatian
- Intorm Learner of Objectives :menginformasikan siswa mengenai tujuan yang akan dicapai
- Stimulate recall of prerequisite learning :stimulasi kemampuan dasar siswa untuk persiapan belajar
- Present new material :penyajian materi baru
- Provide guidance :menyediakan pembimbing
- Elicit performance :memunculkan tindakan
- Provided feedback about correctness :siap memberikan umpan balik langsung terhadap hasil yang baik
- Assess performance :menilai hasil belajar yang ditunjukkan
- Enhance retention & recall:meningkatkan proses penyimpangan memori & mengingat Gagne disebut sebagai modern neobehaviourist mendorong guru untuk merencanakan intruksional pembelajaran agar suasana & gaya belajar dapat dimodifikasi.
Albert Bandura (1925- masih hidup sampai sekarang) Lahir 4 Desember 1925 di Mundare Alberta berkebangsaan Kanada. Ia seorang psikolog terkenal dengan teori belajar social /kognitif social serta efikasi diri. Eksperimen yang terkenal adalah eksperimen Bobo Doll menunjukkan anak meniru secara persis perilaku agresif orang dewasa. Faktor-faktor yang berproses dalam belajar observasi :
- Perhatian (atensi) mencakup peristiwa peniruan & karakteristik pengamat
- Penyimpangan /proses mengingat mencakup kode pengkodean simbolik, pengorganisasian pikiran pengulangan symbol, motorik
- Reproduksi motorik mencakup kemampuan fisik, meniru, keakuratan umpan balik
- Motivasi mencakup dorongan dari luar & penghargaan terhadap diri sendiri
Faktor model /teladan mempunyai prinsip- prinsip - Tingkat tertinggi belajar dari pengamat diperoleh dengan cara mengorganisasikan sejak awal & Mengulangi perilaku secara simbolik kemudian melakukannya
- Individu lebih menyukai perilaku yang ditiru jika sesuai dengan nilai yang dimilikinya
- Individu akan menyukai perilaku yang ditiru jika model/ pantauan tersebut disukai/ dihargai & perilakunya mempunyai nilai yang bermanfaat
Hal- hal yang harus diperhatikan dalam menerapkan teori behavioristik adalah cirri- ciri kuat yang mendasarinya: - mementingkan pengaruh lingkungan
- mementingkan bagian- bagian (elemantalistik)
- mementingkan peranan reaksi
- mengutamakan mekanisme terbentuknya hasil belajar melalui prosedur stimulus respon
- mementingkan peranan kemampuan yang sudah terbentuk sebelumnya
- mementingkan pembentukan kebiasaan melalui latihan & pengulangan hasil belajar dicapai adalah munculnya perilaku yang diinginkan.
Konsekuensinya teori behavioristik adalah para guru yang menggunakan paradigma behavioristik akan menyusun bahan pelajaran dalam bentuk yang sudah siap shingga tujuan pembelajaran yang harus dikuasai siswa disampaikan secara utuh oleh guru. Tujuan pembelajaran dibagi dalam bagian- bagian kecil yang ditandai dengan pencapaian suatu keterampilan tertentu. Hasil yang diharapkan dari penerapan teori behavioristik ini adalah terbentuknya suatu perilaku yang diinginkan. Kritik terhadap behavioristik adalah pembelajaran siswa yang berpusat pada guru, bersifat mekanistik & hanya berorientasi pada hasil yang dapat diukur &diamati. Penerapan teori yang salah dalam situasi pembelajaran mengakibatkan terjadinya proses pembelajaran yang sangat tidak menyenangkan bagi siswa yaitu guru sebagai sentral bersikap otoriter, komunikasi berlangsung 1 arah, guru melatih & menentukan apa yang harus dipelajari murid. Penggunaan hukuman yang sangat dihindari para tokoh behavioristik dianggap metode paling efektif untuk menertibkan siswa.
Guru (dari bahasa Sansekerta गुरू guru yang juga berarti guru, tetapi artinya harafiahnya adalah "berat") adalah seorang pengajar suatu ilmu. Dalam bahasa Indonesia, guru umumnya merujuk pendidik profesional dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik. Dalam pengertiannya secara umum Guru adalah pendidik dan pengajar pada pendidikan anak usia dini jalur sekolah atau pendidikan formal, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah. Guru-guru seperti ini harus mempunyai semacam kualifikasi formal. Dalam definisi yang lebih luas, setiap orang yang mengajarkan suatu hal yang baru dapat juga dianggap seorang guru. Beberapa istilah yang juga menggambarkan peran guru, antara lain: - Dosen, adalah pendidik profesional dan ilmuwan dengan tugas utama mentransformasikan, mengembangkan, dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
- Mentor,
- Tutor
Ada beberapa hal yang harus dimiliki oleh seorang guru yakni: Pertama, memiliki kemampuan yang terkait dengan iklim belajar di kelas, yang kemudian dapat dirinci lagi menjadi: - Memiliki keterampilan interpersonal, khususnya kemampuan untuk menunjukkan empati, penghargaan kepada siswa, dan ketulusan; artinya bahwa guru haruslah menghargai siswa dalam keadaan apapun. Karena, kita umumnya tidak tahu keadaan siswa yang sebenarnya entah ia sedang menghadapi masalah di rumah, di lingkungan sekitarnya atau bahkan di dalam kelas. Guru dalam hal ini dapat menghargai dan mengerti kondisi siswa.
- Memiliki hubungan baik dengan siswa; hubungan baik antara siswa dengan guru haruslah dalam keadaan baik, karena dengan adanya hubungan tersebut lah akan menciptakan sebuah kenyamanan dalam berkomunikasi antara guru dengan siswa. Karena setiap orang akan merasa tidak nyaman ketika hubungan mereka belum terjalin secara baik bisa-bisa terjadi miss komunikasi atau bahkan miss understanding.
- Mampu menerima, mengakui, dan memperhatikan siswa secara tulus; dengan kita menerima apa yang siswa inginkan secara tulus maka kita mempunyai dua keuntungan. Yang pertama, kita akan mendapatkan responsibility yang kuat dari siswa, yang kedua kita bisa belajar kekurangan kita.
- Menunjukkan minat dan antusias yang tinggi dalam mengajar; dalam menjalankan pengajarannya guru pun harus memiliki semangat yang besar, karena dengan semangat itulah siswa pun akan semangat dalam mengikuti pelajaranya. Aura seorang guru dalam mengajar akan terlihat dan akan mendorong siswa dalam belajarnya. ketika guru tidak antusias maka siswa pun akan melakukan hal yang sama, atau bahkan membuat kegaduhan.
- Mampu menciptakan atmosfir untuk tumbuhnya kerja sama dan kohesivitas dalam dan antar kelompok siswa; suasana sangat penting dalam pembelajaran, karena suasana merupakan bahan dasar dalam menumbuhkan kerja sama antara guru dengan siswa maupun siswa dengan siswa.
- Mampu melibatkan siswa dalam meng-organisasikan dan merencanakan kegiatan pembelajaran;
- Mampu mendengarkan siswa dan menghargai hak siswa untuk berbicara dalam setiap diskusi;
- Mampu meminimal-kan friksi-friksi di kelas jika ada.
Kedua, kemampuan yang terkait dengan strategi manajemen pembelajaran, yang meliputi: - Memiliki kemampuan untuk menghadapi dan menangani siswa yang tidak memiliki perhatian, suka menyela, mengalihkan pembicaraan, dan mampu memberikan transisi substansi bahan ajar dalam proses pembelajaran;
- Mampu bertanya atau memberikan tugas yang memerlukan tingkatan berpikir yang berbeda untuk semua siswa.
Ketiga, memiliki kemampuan yang terkait dengan pemberian umpan balik ( feedback) dan penguatan ( reinforcement), yang terdiri dari: - Mampu memberikan umpan balik yang positif terhadap respon siswa;
- Mampu memberikan respon yang bersifat membantu terhadap siswa yang lamban belajar;
- Mampu memberikan tindak lanjut terhadap jawaban siswa yang kurang memuaskan;
- Mampu memberikan bantuan profesional kepada siswa jika diperlukan.
Keempat, memiliki kemampuan yang terkait dengan peningkatan diri, terdiri dari: - Mampu menerapkan kurikulum dan metode mengajar secara inovatif;
- Mampu mem-perluas dan menambah pengetahuan mengenai metode-metode pengajaran;
- Mampu memanfaatkan perencanaan guru secara kelompok untuk menciptakan dan mengembang-kan metode pengajaran yang relevan.
 | Guestbook | |
 | Watch this CRAZY VIDEO that shows how to pull in 734,185 visitors into your website, all completely for FREE ! http://twurl.nl/pgiumb |
 | salam kenal dari pardi web sitenya keren banget........!!!! semoga berhasil dengan karir mu.... wassalam |
|